Manado - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Utara Hendrik Pagiling dan Para Kepala Divisi bersama Persekutuan Oikumene Kantor Wilayah Kemenkum Sulawesi Utara melayat ke rumah duka pegawai Stefani Lumi atas kepergian ayahanda, Herlie Robert Ilat, Selasa(20/01).
“Sebagai umat percaya, kita yakin bahwa hidup dalam kasih dan penyertaan Tuhan akan membawa kita pada surga yang telah dijanjikan-Nya saat kita berpulang,” ujar Hendrik dalam ucapan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
Hari ini kita dihadapkan pada sebuah peristiwa duka yang mengingatkan kita bahwa setiap manusia akan mengalami hal serupa, serta meneguhkan kembali pentingnya peran Tuhan dalam kehidupan kita.
“Saya selaku pribadi dan keluarga juga sebagai Kepala Kantor Wilayah menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian orang tua terkasih, kiranya seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan penghiburan,” pungkas Kakanwil.

Manusia hidup dalam segala keterbatasannya, namun ada satu Pribadi yang tidak dibatasi oleh apa pun. Allah di dalam Kristus hadir sebagai Pribadi yang tidak terbatas, yang sanggup memikul setiap beban, mengangkat yang tertindih, dan memberi kelegaan bagi jiwa yang bersandar kepada-Nya.

Ibadah penghiburan yang digelar di rumah duka dipimpin oleh Pendeta Fekky Kansil yang membacakan Firman Tuhan dari Roma 8:31
“Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?”.

Dalam refleksi tersebut, menegaskan bahwa keyakinan orang percaya bahwa jika Allah ada di pihak kita, tidak ada yang dapat melawan kita, menjadi dasar kuat untuk menghadapi tantangan hidup karena Allah yang telah memberikan Anak-Nya yang terkasih pasti akan menyediakan segala yang dibutuhkan untuk keselamatan, menjadikan umat percaya lebih dari pemenang.


