
MANADO – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Utara, Hendrik Pagiling, bersama jajaran Persekutuan Oikumene Kanwil Kemenkum Sulut mengikuti Ibadah dan Perayaan Natal Bersama umat Kristiani lintas kementerian secara virtual, Kamis (22/1).

Perayaan Natal tahun 2025 ini merupakan momen istimewa karena mempertemukan seluruh jajaran dari Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas), serta Kementerian Hukum, Kementerian HAM, dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan se-Indonesia. Kegiatan ini berpusat di Graha Pengayoman, Jakarta.

Mengusung tema "Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga" (Matius 1:21-24) dan subtema "Natal sebagai Komitmen Membangun Damai Sejahtera Kristus di Tengah Keluarga" (Yosua 24:15), ibadah berlangsung dengan khidmat.

Dalam khotbahnya, Pdt. Marcel Saerang menekankan pentingnya membangun keluarga yang kuat dan diberkati. Ia membagikan empat kunci utama dalam membina rumah tangga sesuai iman Kristiani, yakni menempatkan Tuhan sebagai yang utama, menyadari perbedaan, kemandirian keluarga, serta menjaga kesatuan selamanya.

"Apapun keadaannya, anak Tuhan harus tetap bersukacita. Rumah yang diberkati adalah rumah yang menempatkan Tuhan di atas segalanya," pesan Pdt. Marcel.
Pesan Natal juga disampaikan oleh Romo Thomas Ulun Ismoyo yang mengajak seluruh jemaat menyongsong pengharapan baru melalui kelahiran Yesus Kristus dengan penuh sukacita.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan, dalam sambutannya menekankan bahwa momen Natal tahun ini adalah simbol persatuan institusi yang baru saja mengalami restrukturisasi.

"Kita adalah satu dalam keluarga besar Kemenko. Kita dipersatukan oleh ikatan yang lebih kuat, bukan sekadar rekan kerja, melainkan sebagai saudara. Jika kita mampu membawa kebahagiaan di tengah keluarga, maka kita pun akan mampu membawa kebahagiaan bagi masyarakat," ujar Otto Hasibuan.


