
Manado – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Utara, Hendrik Pagiling, menghadiri Ibadah Syukur 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara yang dilaksanakan di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Kamis (05/03).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Utara, para pimpinan instansi vertikal, jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, serta berbagai unsur masyarakat dan instansi terkait.
Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, menyampaikan bahwa berbagai progres capaian positif serta prestasi yang diraih oleh Provinsi Sulawesi Utara merupakan hasil kerja bersama melalui kolaborasi dan kerja sama kolektif seluruh masyarakat Sulawesi Utara. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan gerak maju yang menyeluruh dan tidak terpisahkan dari kontribusi semua pihak.
Ia menuturkan bahwa satu tahun perjalanan kepemimpinan ini menjadi momentum untuk terus belajar dan berbenah. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen untuk senantiasa belajar dan meningkatkan kinerja demi mewujudkan langkah pembangunan yang seirama, selaras, dan berkelanjutan.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah, Forkopimda, serta berbagai sektor yang telah bersinergi dalam mendukung pembangunan daerah. Ia mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan kerja sama yang terus terjalin dalam satu tujuan untuk memajukan Sulawesi Utara.
Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya menjaga kerukunan, toleransi, dan kedamaian yang telah menjadi ciri khas Sulawesi Utara. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga daerah ini sebagai laboratorium toleransi, serta menanamkan semangat gotong royong dan budaya mapalus dalam setiap kegiatan.
Gubernur menegaskan bahwa semangat untuk terus bergerak maju harus dijaga, dengan keyakinan bahwa hari esok harus lebih baik dari hari ini, menuju Sulawesi Utara yang sejahtera, maju, dan berkelanjutan. Dalam proses tersebut, upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi juga harus terus diperkuat demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Menutup sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa perjalanan pembangunan ke depan masih panjang dengan berbagai tantangan yang semakin dinamis. Namun, ia optimistis bahwa dengan kebersamaan dan kerja keras seluruh elemen masyarakat, setiap tantangan dapat dihadapi bersama.
“Tidak ada gunung yang terlalu tinggi untuk kita daki bersama,” pungkasnya.

