
MANADO – Pentingnya kesadaran diri dalam menentukan pilihan hidup dan etos kerja menjadi sorotan utama dalam pelaksanaan apel pagi yang digelar hari ini. Kakanwil Kemenkum Sulut, Hendrik Pagiling dalam amanatnya menekankan bahwa setiap individu dihadapkan pada dua pilihan sederhana namun mendalam: tetap tidur untuk melanjutkan mimpi, atau bangun untuk mewujudkannya.
Filosofi tersebut disampaikan sebagai pengingat bagi seluruh jajaran pegawai agar tidak terjebak dalam angan-angan tanpa aksi nyata. Menurutnya, sebuah mimpi hanya akan menjadi kenyataan jika disertai dengan usaha, performa maksimal, dan kinerja terbaik.

Dalam arahannya, Hendrik menekankan bahwa kemajuan institusi dimulai dari pengembangan diri masing-masing pegawai. Ia mengajak seluruh peserta apel untuk mulai memperhatikan hal-hal kecil yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi (tusi) masing-masing.
"Mari kita mulai dari hal-hal kecil. Bekerjalah secara profesional. Maksimalkan apa yang bisa kita lakukan sesuai tusi kita, maka niscaya hal tersebut akan membuahkan hasil terbaik," ujarnya di hadapan para peserta apel.

Selain memberikan motivasi, pimpinan juga menyampaikan apresiasi tinggi atas kedisiplinan pegawai yang hadir dalam apel tersebut. Banyaknya masukan dan respons positif dari staf dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan organisasi.

"Terima kasih atas dedikasi rekan-rekan yang telah mengikuti apel pagi ini. Kami juga mengapresiasi khusus atas meningkatnya partisipasi pegawai dalam mendukung kanal media sosial resmi Kanwil. Keterlibatan pegawai dalam memberikan komentar positif dan membagikan informasi di media sosial adalah bentuk dedikasi dalam membangun citra positif instansi di mata masyarakat," pungkasnya.

