
MANADO – Mengawali awal tahun 2026, Persekutuan Oikumene Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Utara menggelar Ibadah Perdana di Aula Sam Ratulangi, Rabu (14/1). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pejabat Struktural serta seluruh pegawai Kristiani di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulut.

Ibadah tersebut dipimpin oleh Pastor John Bomba. Dalam khotbahnya yang berlandaskan pembacaan Alkitab dari Injil Markus tentang mukjizat penyembuhan yang dilakukan Yesus, Pastor John menekankan pentingnya sikap rendah hati di tengah kesuksesan.

Dalam refleksi firman Tuhan, Pastor John mengingatkan seluruh pegawai untuk senantiasa bersyukur atas kesempatan hidup dan pekerjaan yang dipercayakan negara.

"Belajar dari teladan Yesus, meski Ia meraih keberhasilan besar, Yesus tidak pernah lupa diri dan selalu kembali bersyukur kepada Tuhan. Jabatan yang kita emban seharusnya membawa kita semakin dekat dengan sesama dan Sang Pencipta," ujar Pastor John.
Pastor juga berpesan agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenkum Sulut dapat menjadi "terang" melalui tanggung jawab yang dilaksanakan dengan jujur. "Mari teladani Yesus yang selalu memohon hikmat Allah dalam menjalankan tugas-Nya. Awali pagi dengan menyapa Tuhan, agar sepanjang hari kita dituntun oleh Roh Kudus dalam bekerja," tambahnya.

Usai ibadah, Ketua Persekutuan Oikumene Kanwil Kemenkum Sulut, Hendra Zachawerus, memberikan sambutan. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pastor John Bomba atas penguatan iman yang diberikan bagi seluruh pengurus dan anggota persekutuan.

"Ini adalah penguatan awal tahun yang sangat menggembirakan. Mengingatkan kita kembali bahwa kunci mengawali hidup dan pekerjaan adalah dengan mendekatkan diri pada Tuhan," ungkap Hendra.

Menutup arahannya, Hendra mengajak seluruh anggota Oikumene untuk tetap lincah dan bersemangat dalam memberikan pelayanan terbaik sepanjang tahun 2026. "Meskipun kita mungkin terbatas secara kuantitas, mari kita tetap bergerak lincah dan memberikan dampak positif bagi organisasi demi kemuliaan Tuhan," pungkasnya


