
BOLMONG – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Utara bergerak cepat memperkuat basis data kebijakan hukum pada awal tahun 2026. Tim Kerja Badan Strategi Kebijakan (BSK) melaksanakan pengumpulan data lapangan Sistem Informasi Penelitian Hukum dan HAM (SIPKUMHAM) serta koordinasi Indeks Reformasi Hukum (IRH) di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Selasa (10/2).
Kegiatan ini menyasar dua instansi kunci, yakni Kepolisian Resor (Polres) Bolmong dan Kantor Bupati Bolmong, guna memastikan data yang dihasilkan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara nasional.

Di Mapolres Bolmong, tim memfokuskan agenda pada pengumpulan data primer terkait kasus pelanggaran hukum yang terjadi sepanjang tahun 2025. Data ini tidak hanya sekadar angka, melainkan menjadi bahan analisis mendalam untuk memetakan tren pelanggaran di wilayah tersebut.
Hasil dari identifikasi ini nantinya akan diunggah ke dalam platform SIPKUMHAM sebagai dasar pemberian rekomendasi kebijakan berbasis data. Langkah ini dinilai krusial untuk menciptakan strategi penguatan hukum yang relevan dengan kondisi lapangan di Kabupaten Bolaang Mongondow.

Beralih ke Kantor Bupati Bolmong, tim melakukan verifikasi dan validasi ketat terhadap dokumen administratif yang menjadi data dukung IRH. Sebagai bagian dari penilaian nasional, akurasi dokumen sangat menentukan potret reformasi hukum di tingkat pemerintah daerah.
Dalam pertemuan tersebut, tim mendorong Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bolmong untuk segera membentuk Tim Kerja dan Tim Asesor internal.
"Pembentukan tim internal ini adalah langkah strategis. Tujuannya agar proses verifikasi mandiri dan pengumpulan data dukung lebih terstruktur, sehingga target pemenuhan nilai IRH tahun ini dapat tercapai secara maksimal," ujar perwakilan Tim Kerja BSK.

Seluruh rangkaian koordinasi berjalan lancar dengan kesepakatan positif dari Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow. Hasil verifikasi lapangan ini selanjutnya akan dijadikan acuan utama bagi Tim Kerja BSK Kanwil Kemenkum Sulut dalam memenuhi target kinerja sepanjang tahun 2026.


