
Manado (23/04) – Mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Utara, Bapak Hendrik Pagiling, Perancang Peraturan Perundang-undangan Ahli Madya Richy Moningka turut menghadiri kegiatan Penyampaian Rekomendasi DPRD atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun 2025. Forum ini menjadi titik krusial dalam siklus pemerintahan daerah, di mana kualitas kinerja diuji secara terbuka dan objektif. Proses ini tidak dimaknai sebagai ajang saling mengkritik semata, tetapi sebagai ruang konstruktif untuk saling menguatkan—di mana kritik menjadi energi, rekomendasi menjadi kompas, dan setiap catatan menjadi pijakan menuju perbaikan berkelanjutan.

Selain itu, laporan kinerja alat kelengkapan DPRD serta hasil pelaksanaan reses menunjukkan bahwa aspirasi masyarakat tidak berhenti di tingkat lapangan. Suara rakyat dihimpun secara sistematis, kemudian dibawa ke ruang sidang untuk dirumuskan menjadi kebijakan yang lebih responsif, berpihak, dan berdampak nyata bagi masyarakat luas.
Pembukaan masa persidangan ketiga Tahun 2026 juga menandai babak baru dalam kerja kolektif antara eksekutif dan legislatif. Momentum ini bukan sekadar pergantian agenda sidang, melainkan awal dari komitmen bersama untuk bekerja lebih cepat, lebih tepat sasaran, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. Berbagai tantangan pembangunan ke depan memang tidak ringan, namun dengan sinergi yang solid, optimisme tetap terjaga.

Melalui forum ini, tersampaikan pesan kuat bahwa pembangunan Sulawesi Utara dilaksanakan dengan keseriusan, kedisiplinan, dan tanggung jawab bersama. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menghadirkan pemerintahan yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang optimal.
Sejalan dengan visi dan misi Gubernur Yulius Selvanus, arah pembangunan Sulawesi Utara terus difokuskan pada terwujudnya daerah yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan. Komitmen ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta memperkuat fondasi pembangunan daerah di masa mendatang.

